Defusi (meredam) Situasi
Situasi pertentangan yang mengarah ke hal yang negatif perlu diredakan
a. Konflik Informal
1. Dalam menghadapi situasipada konflik informal, situasi pertentangan yang normal tidak akan dapat dihentikan.
2. Mengenali siapa yang hadir/peserta pertemuan
3. Mengatakan suatu penerimaan dengan kalimat “ SAYA dengar Anda, saya akan memperhatikannya”
4. Mengatakan perbedaan pandangan atau perbedaan persepsi dengan kalimat “SAYA melihat ini berbeda dengan itu”
b. Konflik Formal
1. Dapat langsung berhadapan /berkonfirmasi dengan yang bersangkutan, tetapi harus mengevaluasi tingkat intensitas dan kemauannya untuk memperhatikan. Bertindaklah fleksibel dan evaluasi situasi-situasi, buatlah perubahan jika diperlukan
2. Memberikan bantuan kepada rekan berupa informasi positif dan membiarkan rekan bicara.
3. Meredakan situasi tidak menyalahgunakannya, mengajak semua orang menjadi sabar.
4. Membangun zona yang menyenangkan dan tidak membiarkan pihak lain masuk
5. Memberikan penjelasan yang tepat dengan cepat dan maju lebih maju lebih lanjut ke depan.
6. Dapat menggunakan kalimat “KAWAN, saya melihat ini berbeda dengan itu dan kita perlu kembali pada konteks/pembicaraan kita.”
7. Meredakan situasi lebih baik dari pada menyalahgunakan situasi.
8. Jika konflik berlanjut memberikan: (1) Peringatan terakhir secara formal. (2) Menyiapkan penganti yang memadai, dan memulai kembali ke konteks/pembicaraan secepatnya.
Beberapa strategi penyelesain konflik
a. Strategi menang-kalah (win lose strategy)
Strategi ini memperoleh kemenangan mutlak dengan mengalahkan orang lain. Stratgi ini berdasarkan pada keinginan untuk mengalahkan pihak lain dengan mengambil sesuatu yang menguntungkan dirinya dan merugikan pihak lain.
b. Stategy kalah-kalah (lose lose strategy)
Strategy ini sering kali diambil seseorang untuk melampiaskan kemarahan, tidak rasional, dan untuk kepuasan emosinya.
c. Strategi Menang-menang (win win strategy)
Strategi ini didasari rasa manusiawi, dan saling menghormati, memberikan kesan tidak ada pihak yang kalah, masing-masing pihak berusaha untuk menyelamatkan muka pihak lain (face saving stra-tegy) dengan berbegosiasi memberikan kemenangan atau keuntungan yang paling optimal secara jujur dan adil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar